Meja13 adalah situs judi online game capsa susun judi bola Menangqq Agen bandar judi Adu Q

Cerita Sex Hamilin Saya Dong

Cerita sex hot, Johan adalah anak tunggal bu Ida. Sejak kelas 1 SMA dia dipindahkan oleh ayahnya ke tempat neneknya bersekolah. Perkelahian antara Ida dgn suaminya tak terelakkan, setelah menurut suami Ida dia berselingkuh. Perselingkuhan itu memang benar terjadi, tp hanya lapioran orang, karena Ida jgpintar menjaga rahasia. Setelah sekian tahun berpisah dan kemudian suami Ida sdh berobat kemana-mana dan penisnya diangap bisa berfungsi, akhirnya mereka rujuk kembali.

LIHAT JUGA  Cerita Sex Pelet Mesum Buat Dapat Tubuh Sih Boss

Saat itu pun Johan sdh lulus SMA dan dia ditarik kembali ke rumah mereka. Pada saat itu suami Ida berada di kota dan sekali seminggu pulang ke kebun teh seluas 20 hektar milik mereka. Ida sengaja di tempatkan di sana, agar tdk berselingkuh. Mereka hanya berhubungan suami isteri sekali dlm seminggu, itu pun kalau suami Ida tdk sedang sibuk.

Johan langsung ke villa di kebun teh, atas surahan ayahnya, agar dapat istirahat barang seminggu, menunggu pendaftaran di perguruan tinggi ternama. Johan tiba di villa kebun teh dan menekan bell. Villa itu sepi sekali. Johan sdh kedinginan. Bayangkan biasanya di Semarang, lalu pindah ke kebun teh yg sangat dingin di sore hari.

Cerita mesum hot, Angin berhembus dari segala penjuru ke villa yg tempatnya di ketinggian. Betapa senangnya Ida melihat anaknya muncul di depan pintu. Tinggi. Tiga tahun berpisah, membuatnya sangat rindu dan Johan jg sangat rindu. Langsung Ida memeluk anaknya dan emncium bibirnya. Johan terkejut sekali.

Setelah pintu dikunci dan mereka ke ruang tengah, Ida langsung memeluk Johan dan menciuminya. Tangannya meraba-raba penis Johan dari balik celananya.

“Mama…”
“Ya sayang. AKu sangat mencintaimu. Aku tak sanggup berpisah dgnmu.”

Johan heran, kenapa ibunya demikian. Apakah ibunya sdh gila? Melihat tubuh ibunya yg sintal dan semakin cantik dan menggairahkan, Johan bergetar jg. Dgn cepat ibunya melepas dasternya. Cepat pula dia melepas bra dan menurunkan CD nya. Ida yg sdh kesetanan sdh telanjang bulat.

“Mama…?
“Kalau hanya kita berdua, aku bukan ibumu nak. Aku kekasihmu. Puasi ibu nak. Sdh lama aku menungumu.
AKu tak pernah selingkuh dgn siapapun. Kini aku jg tdk berselingkuh. Tp aku ingin bersetubuh dgnmu, sayangku, cintaku…” ibunya menciuminya dan melepas satu persatu kanting baruJohan dan melepas semua yg ada.

Angi terus berdesir, membawa dingin.

“Kita ke kamar sayang…” diseretnya tubuh Johan ke kamar tidurnya dan pintu dikunci rapat.
“Ayo sayang. Puasi mama Nak. Puasi mama sayang…” Ibunya memeluk dan menioumi Johan yg sdh telanjang dan terbengong seperti terkena stroom.

Akhirnya Johan memberikan ciuman hangat pada ibunya. Mereka saling berpelukan.

“Oh… sayang, penismu sangat besar dan keras sayang. Belum pernah menusuk meqi perempuan lain kan?” kata Ida.
“Belum Ma..”
“Bagus, sekarang puasi ibu nak. Ibu sdh lama tidk terpuasi. Ayo sayang, ayolah…” Ditariknya Johan anaknya itu menindihnya. Disodorkannya teteknya ke mulut anaknya itu.
“Isap sayang-isap. Ayo Nak, puasi ibu nak, ayo sayang…” Johan jg sdh mulai bernafsu.

Mereka melupakan diri mereak antara ibu dan anak. Mereka sepadang anak manusia yg benar-benar sedang saling membuituhkan.

Ida tak mampu membendung keinginannya. Dia melakukan berbagai gerakan dari bawah dan anaknya memompanya dari atas. Pergumulan yg keras dan hangat itu membuat keduanya berpelukan rapat dlm udara dingin. Di luar angin terdgn menderu-deru.

“Ayo sayang, buntingi Mama nak. Buntingi Mama Nak, biar papamu merasa anak mu adalah anaknya. Ayo sayang…”
“Ya, Mam.. aku akan membuntingimu.”
“Terima kasih sayang… tujah sedalam-dalamnya meqi mama sayang. Enak kan? Nikmat, kan? Ayo sayang…. ayo,” cerocos Ida pada anaknya.

Keduanya sdh tak perduli. Malam sekitar pukul 19.00, pak Amat dan Pak Ujang baru datang menjaga ruah mereka. Itu pun jauh digerbang dan satu atau setengah jam sekali, mereka baru ronda mengelilingi rumah. Sebenarnya di kawasan ityu tak ada maling. Tp sebagaisebuah rumah besar dan milik bosa harusdijaga, agar kesannya kelihatan lebih elite.

“Habisi mama sayang,” teriak Ida.

Johan terus menggenjo tubuh ibunya dgn kerakusannya. Suara bunyi air berceipak di dlm meqi Ida terdengar sebagai irama musik yg indah. Bibir mereka saling berpagut, lidah mereka saling berkait. Desir angin yg kuat menyelusupdari kisi-kisi jendela membuat mereka dingin. Merekamenutupi tubuh mereka pakai selimut tebal sampai ke leher. Selimut ituseperti bergelombang.

“Kamu ingin punya anak, kan sayang…” kata Ida sembari terus mengguyg pantatnya dari bawah.
“Ingin, Ma. Aku ingin punya anak.”
“Nanti kamu harusm enyayginya ya. Jaga diabaik-baik dan sekolahkan setingi-tingginya.”
“Ya. Mam.”
“Nah… buntingi mama sayang,.Semprotkan spermamu sebanyak-banyaknyake dlm meqi mama sayang. Penismu besar dan enak sekali. Ayo Nak,” Ida terus menyerocos seperti orang kesurupan.

Johan anaknya pun terus memeompa.

“Ma, apa nanti tdk ketahuan?”
“Tdk sayang. Kita jaga rahasia. Ayosayang, buntingi Mama sayang. Mama mau punya anak darimu, bukan dari Papamu sibajingan itu. Ayo sayang, tujah meqi mama sepuasmu,” kata Ida mendesah-desah.

Sesekali dijilatinya leher anaknya, sesekali digigitnya bahu anaknya itu.

“Ma… aku sdh mau keluar Ma…”
“Ya sayang, mama jg sdh mau keluar. Ayolah, kita sama -sama dan keluarkan yg banyak sayang…”
“Ya Mam… ini dia,” Johan memeluk mamanyasekuat tenaganya dan tubuhnya kejang.

Ida memeluk anaknya dgn kuat dari bawah dan berteriak sekuat tenaganya memenuhikamarnya.

“Hamili mama sayaaaaaannnngggg…”
“Ya Ma. Mama harusBunting…” Bisik Johan. Merekabepelukan dgn kuat dan saling mendesahkan nafasnya dgn kuat.

“Terima kasih sayang… terima kasih. Doakan mama bunting dan anakmu akan lahir semibilan bula kemudian,” kata Ida.

Sejaksat itu, jika hanyamerekaberduadi Villa, keduanyabukan seperti ibu dan anak, melainkan sebagai sepadang kekasih. Setiap hari mereka berpelukan, berciuman, bermesraan dan saling membelai. Setiap sabtu, suami Ida pulang ke villa. Mereka pastimelakukan persetubuhan. Ya.. hanya sekali dealam seminggu. Biasanya Ida akan selalu dingin, walau nafas suaminya sdh ngos-ngosan. Sabtupagi, biasanya suaminya pulang ke kota dan Johan berangpat senin pagi, karean dia pada senin kuliah siang. Saat itu, mereka lakukan dgn penuh kemesraan dan penuh kenikmatan.

“Sayang… rabalah perut Mama syg. Bayimu sdh ada didalam. Sdh tiga minggu menurut dokter,” kata Ida senang.

Johan senang sekali. Bayinya sdh tumbuh dlm rahim ibunya.

“Bayi ini, hasil penismu sayang,” kata Ida.
“Ya Ma. Mama harusmenjaga anakku dgn baik,” kata Johan.
“Anak kita sayang. Anak kita berdua. Ingat itu. Dan ini rahasia kita.”
“Ya Ma.”
“Kamu mau punya anak berapa dari mama sayang?”
“2 Ma. Bila aku sdh tmat kuliah, mereka sdh masuk TK dan play grup. Saat aku belum berusia 40 tahun, mereka sdh sarjana, Ma.”
“Ya sayang. Tp Mama mau dientitilagi sayang. Puasi mama sayang.Mama tak pernah puas akan penismu sayang.”
“Ya, Ma. Penisku akan memuaskan Mama”

Merekabergumuldan saling memeluk, memeblai, menjilat dan memberikan yg terbaik pada lawannya. Keduanyapuas dan sangat menikmati hari-harimereka. Papa Johanjg senang, karean sebentar lagi, diamengira anaknya akan lahir. Setiap kali dia mengelus perut Ida, Ida tersenyum dan dari beberapa meter, Johan mencibirkan bibirnya. Ida melihat itu.

Dua tahu kemudian, Ida bunting lagi. Johan senang bukan main. Tp kali ini, ini diapunya rencana. Diamembubuhi beberapatetes racun ke dlm gelas papanya. Itu disaksikan oleh Ida dan Ida tersenyum. Setiap pulang ke Villa, Papanya ditetesi dua tiga tetes ke gelas minumnya. Terkadang bahkan dua sampai tiga akli.

Saat kandungan Ida sdh tujuh bulan, Suami Ida terjatuh di kantornya dan harus dibawa ke rumahsakit. Tiga hari di rumahsakit, suaminya mati.

“Ma… suami mu swudah mati,” kataJohan melaluio telepon saat menyetormobilnyamenuju Jakarta.
“Hahahaha… baguslah. Kamu urus kuburannya. Malam ini Mama ke Jakarta,” kata Ida.

Ida menangis sejadi-jadinya di hadapan jenazah suaminy. Semua orang terharu. Semuanyamengucapkan rasa belasungkawa. Esoknya jenazah suaminya di makamkan. Malam itu jg mereka pulang ke villa, karean dia akan tahlilbersama para karyawan di villa. Semua orang dapat mahfum.

Setiap malam seusai tahlil, Johan dan Ida tidur sekaramar dan berpelukan dgn mesra.

“Semua orang tau, Mama sudh bunting sayang. Sekarang tak ada lagi yg menghalangi kita. Kita bebas,” kara Ida. Johan tersenyum.
“Kalau bayi ini sdh lahir, rahim mama harus ditutup agar takbunting lagi,” kata Johan.
“Ok sayang. Mama jg berpikiran seperti itu.”

Mereka tersenyum dan sama-sama menelanjangidirinya dan mengunci kamar tidur mereka.

Semua yg menyaksikan, kalau perempuan itu seoang ibu yg beruntung. Anaknya Johan, sebagai anak tunggal, sangat memperhatikan ibunya. Kelahiran anak kedua mereka, semuanya sehat. Mereka kelihatan demikian mesra sekali. Anak mampu memanjagakan ibunya dan ibunya jg memanjakan anaknya. Johan setiap kamis sdh berada di perkebunan teh mereka. Kuliahnya tak seperti semester pertama kedua, ketiga dan keempat. Dia sdh banyakperluang. Saat itulah mereka liburan ke Singapura. DI sana sang ibu melakukan operasi kecil, menutup peranakannya. Dokter menjamin, perempuan itu tdk akan pernah hamil lagi.

Dgn bahagia mereka kembali ke perkebunan teh yg luas dan indah serta sejuk itu. Tak berapajauh dari perkebunan teh itu, ada sebuah danau. Mereka selalu mengisi waktu senggang mereka ke danau itu. Pembantu mereka pun setiap sore pulang ke rumah mereka. Pembantu tak tidur di rumah mereka. Satpam penjaga rumahpun semakin diperketat. Kalau biasanya setiap malam yg jaga dua orang menjadi tiga orang. Jika sdh ada aba-aba satpam akan selalu menolak tamu pada malam hari.

Kedua anak mereka sdh tidur pulas. Kamar tidur yg besar itu tertutup rapat. Udara sejukmembangkitkan gairah seks mereka. Mungkin malam itu adalah masa subur perempuan itu. Walau usianyasdh 40 tahunlebih, tubuhnya masih sintal, putih dan mulus terjaga rapi. Anaknya kedua baru berusia 5 bulan, masih terus menyusui. Johan tak mengizinkan perempuan itu memberinya susu kaleng, harus ASI.

“Mama, sdh kepingin sayang…” bisik perempuan itu ke telingan Johan anaklnya.

Johan tersenyum. Di peluknya perempuan itu dgn lembut dan dikecupnya bibir perempuan itu. Perempuan itu langsung merebahkan kepalanya ke dada Johan. Mereka saling meraba dan mengelus.

“Kamu tdk menyesal membuntingi ku, kan?”
“Tdk sayang,” jawab Johan.
“Kamu adalah suamiku yg sejati. Papamu hanya mampu memberiku anak laki-laki tunggal, yaitu kamu.

Setelah itu papamu loyo, terlalu banyak melacur. Tp justruaku ygdituduhnya selingkuh. Hatiku sangat pedih,” rayu perempuan itu.

“Sudahlah Ma. Sekarang kita sdh bebas. Aku jg tau kalau papa suka melacur,” biskJohan ke telingan ibunya. Ibunya tersenyum bangga.

“Di Singapura, klamu meminta dubur Mama, sayang?”
“Ya Ma. Kata orang lewat dubur itu enak, Ma.”
“Sekrang kamu mendaptkannya, tp jika sdh dapat dubur, jangan lupa meqi Mama sayang.”
“Ya, Ma.”

Si ibu melepaskan pakaiannya sendiri sampai bugil. Johan jg melepas pakaiannya. Mereka sdh sama-sama bugil. Ibu lengasung mengisap penis Johan dan mengelus-elus buah zakarnya. Langsung penis itu berdiri dgn keras. Ibu menmgambil baby oil bayinya dri meja dan melumasi penis Johan yg besar dan panjang itu. Beberapa tetes, disapunya ke lubang duburnya. Dia pun menungging di atas tempat tidur. Johan berdiri di lantai.

“Ayo sayang, dimasukkan. Perlahan-lahan, ya. Mama belum pernah.”

Kedua kaki ibu sdh mengangkang. Johan merapatkan kepala kotnolnya ke lubangdubur ibunya. Saat penis itu mengena ke lubang dubur ibunya, ibunya sdhmerasakan kenikmatan. Perlahan Johan menekan penisnya. Johan memperlajarinya dari beberapa buku sebagai petunjuk. Setelah ditekannya kepala penis itu masuk sedikit. Johan mencabutnya kembali, menekannya lagi dan cabut kembali.

Setelah beberapa kali demikian, Johan memasukkan habis kepala penisnya ke dlm dubur ibunya, sampai batas paret yg ada antara kepala penis dgn batangnya. Johan membiarkan sejenak kepala penis itu di sana. Ada berkisar 45 detik. Lalu Johan mencabutnya kembali. Lalu ditekannya kembali ke dlm, sampai ke paret penisnya dan membiarkannya lagi sejenak. Kemudian perlahan-lahan penisnya ditekan. Ibunya mendesah. Johan membiarkannya, sembari mengelus-elus punggung ibunya.

“Tetesi lagi baby oilnya, sayang,” kata ibu mendesah.

Johan mengambil baby oil dari tilam tempat tidur dan meneteskannya ke lubang dubur ibunya, jg mengenai penisnnya. Johan pun mulai menekan kembali penisnya perlahan-lahan dlm licinnya baby oile itu. Perlahan didorongnya penisnya memasuki dubur ibunya. Baby oil yg membuat licin, terus ditetesi sembari mencucuk penisnya ke dlm dubur ibunya.

“Raba meqi Mama sayang. Pulas-pulas itil mama sayang,” desah ibunya.

Johan mulai meraba-raba itil mamanya dgn tangan kirinya dan sebelah lagi meraba tetek ibunya dan lidahnya menjilat-jilat punggung ibunya. Dan… Johan pun menembus meqi ibunya. Penisnya sdh masuk semua dan Johan menahannyasebentar. Tanganyamasih meraba-raba itil mamanya dgn lembut dan mengelus tetek mamanya yg masih berair susu.

Perlahan, Johan mencabut penisnya dari lubang meqi ibunya. Saat mau menusuknya kembali, Johan tak lupa meneteskan bebetrapa tretes baby oil. Saat Johan menarik penisnya perlahan, ibunya mendesah.

“Oh… enak sekali sayang..” Johan Diam. Terus dia lakukan dgn perlahan-lahan.

Dia memperlajarinya dri buku. Saat menarik dan mencucuk, bagi pemula, harus perlahan-lahan. Cucuk cabut perlahan itu terus dilakukannya. Sampai akhirnya ibunya mendesah-desah, minta sedikit dipercepat. Meqi mamanya sdh basah dan becek.

“Percepat sedikit sayang. Tp nanti, kalau mau keluar, semprotkan dlm meqi mama sayang. Mama mau spermamu.”

Johan mulai mempercepat tusukannya ke lubang dubur ibunya. Cucvuk-tarikcucuk-tarik-cucuk-tarik-cucuk-tarik begitu terus.

“Tolong mama sayang. Percepat sayang….”

Johan memeluk ibunya dari belakang dan menciumi punggung ibunya dan mempermainkan bibirnya dgn lembut. Dia mempercepat cucuk-tarik penisnya di lubang meqi ibunya. Dan ibunya mendesah-desah.

“Ayo sayang… jangan siksa mama, nak. Puaskan mama, baru nanti kamu puaskan dirimu dan semprotkan spermamu sebanyaknya di meqi mama sayang..”

Johan pun bagaikan kuda liar mengentoti dubur mamanya semakin cepat dan semakin cepat. Mamanya merapatkan kedu kakinya dan mendesah panjang….

“Mama sampai sayang. Cepat cabut penismu. Masukkan ke lubang meqi mama sayang…”

Johan mencabut penisnya yg keras.. Saat itu ibunya merebahkan diri terlentang di atas tempat tidur.

Di raihnya anaknya dan dipeluknya. Dia enangkap penis Johan dan menuntunnyake lubang meqinya yg basah. Clup. Penis itu segeramemasuki lubang ibunya. Ibunya langsung memeluk Johan dan menjeopit kedua kakinya ke pinggang Johan. Mulut Johan diarahkannya ke teteknya yg penuh.

“Menyusu lah nak. Menyusulah. Adqa air susu untukmu,” katanya mendesah.

Johan meyedot susu ibunya. Dia satu tetek dgn adiknya dan jg anak kandungnya. Johan meneguk air susu ibunya yg tanpa rasa itu. Dari satu ettek ke tetek lainnya.

“Jangan habisi susunya sayang. Sisanya untuk nak kita,” kata ibunya mendesah dan terus memelukJohan dgn kuat.

Johan jg memeluk ibunya dgn kuat dan mendesah panjang. Johan melepaskan spermanya di rahim ibunya. Mereka berpelukan kuat. Masih ada sesekaliogetar di tubuh Johan. Ibunya terus memeluknya dan menjilati leher Johan. Sebelah tangannya mengambil selimut, lalu menyelimuti tubuh mereka agar terlindung dari udara dingin pegunungan.

Saat desah nafas mereka sdh mereda dan normal, saat itu bayimereka merengek meminta minum susu. Johan tersenyum. Diabangu dari dan ikut membangkitkan ibunya. Ibunya menmgambil anak mereka dari box dan menyusuinya.

Johan langsung ke kamar mandi mencuci penisnya. Dia menikmati sepasang bvibir mungil mengisapi tetek ibunya. Johan berdiri di sisi ibunya yg sedang menyusui anak mereka. Si ibu tersenyum dan mengelus penis Johan yg terkulai. Johan memeluk ibunya dan menggesek-gesekkan penisnya dan akhirnya keras kembali.

“Dasar buas,” bisik ibunya merayu dan genit.

Johan duduk di sisi ibunya. Mereka berdua masih telanjang bulat. Bugil.

“Naiklah ke pangkuanku dan masukkan penisku ke meqi mu, Ma.” Ibunya tersenyum.
“Masih belum puaskah sayang?”
“Untukmu tak ada kepuasanku, Ma.”

Ibunya mengendong bayi dan naik ke pangkuan Johan. Johan menuntun penisnmya ke lubang meqi ibunya. Penis itu segera masuk. Teteknyadiisap oleh bayi mereka dan meqinya di cucuk lubang meqinya.edua anaknya sedang memainkan perannya masing-masing. Sampai akhirnya Johanmelepaskan kembali spermanya dan ibu pun tersenyum bahagia.

LIHAT JUGA  Cerita Sex Tante Dewi Tetanggaku

“Puas sayang,” katanya tersenyum.

Johan diam tak menjawab. Ditariknya selimut dan diselimutinya dirinya.

Bayi pun sudh kenanyg minum susu, dikembalikan ke boxnya. Ibu memasuki seliut Johan dan mereka tertidurpulas sampai pagi. Mereka tdk akan terbangun, jika bayi mereka tdk menangis.

Add a Comment

Your email address will not be published.